by Eko Kukuh Kustanto


Untuk menuju ke tempat ini tidaklah terlalu sulit, karena hanya berjarak sekitar kurang lebih dua puluh enam kilometer dari Kota Temanggung arah Ngadirejo. Jalan menuju tempat ini dari Temanggung juga terbilang bagus, namun berkelok-kelok dan turun naik seperti pada umumnya kontur jalan pegunungan. Karena sejarahnya tersebut banyak orang yang berkunjung kesini untuk mendapatkan khasiat air sendang jumprit untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Namun diluar itu semua dengan segala kekurangannya tempat ini memang layak dikunjungi untuk sekedar menikmati suasana khas pegunungan atau melepas kepenatan selepas melakukan rutinitas sehari-hari. Puluhan monyet yang menurut sejarahnya adalah keturunan Ki Dipo juga bisa kita saksikan bergelantungan di pohon maupun yang bermain-main disekitar lokasi parkir mobil. 

to go to this place is not difficut, because the distance about 26 kilometers from Temanggung Regency to ngadirej. with the way of this place from Temanggung fairly good, but serpentine and down-up like mostly the ways in the Mountain. Because history, many people came here to have a super water in Jumprit Pool to cure the sickness. but out of that with the shortage this place deserved to visit for enjoying the mountain atmosphere or releasin fatigue from the activities. Dozens of Monkey from the history is ki Dipo's Ancestry. and you can see ther're swinging in tree or playing in the parkir area.


Berada diketinggian sekitar delapan ratus meter di atas permukaan air laut di salah satu sisi Gunung Sindoro menjadikan tempat ini sangat sejuk sekaligus berpadu dengan keindahan alam pegunungan. Namun minimnya sarana dan prasarana juga mempengaruhi minat wisatawan yang berkunjung kesini. Di seberang sendang Jumprit memang terdapat kolam renang namun dengan kondisi yang kurang terawat. Begitupun dengan lokasi MCK yang ada nampak sedikit kotor dan kurang terjaga kebersihannya. Rumah makan pun tidak tersedia, hanya ada beberapa penjual bakso disekitar sendang Jumprit. Keuntungan lain berkunjung kesini adalah selepas dari Jumprit perjalanan bisa dilanjutkan ke perkebunan Teh Tambi yang indah dan selanjutnya ke dataran tinggi Dieng karena tempat-tempat tersebut merupakan satu arah kalau ditempuh dari arah Jumprit. 

in highest about 800 meter from the sea level in one of Gunung Sindoro make this place so cool and mix with beauty from natural of mountain. but with minimum of facilities and infrastructure not affect with the tourist mood when visited here. in the apposite of sendang Jumprit is there a swimming pool but with the condition not maintained. as well as MCK location that is dirty and not kept the clean. Restaurant is nothing, just some Bakso seller around Sendang Jumprit. Another profit when you visit here is after from Jumprit you can continue your trip to the beautiful of Tambi Tea plantation and next to Dieng Plateau because places is one ways or direction with jumprit way.



 By Eko Kukuh Kustanto


Jika kita berbicara tentang salah satu kecamatan di Kota Temanggung yang berada di sebelah Barat ini pasti teman-teman akan setuju jika kecamatan kledung ini memang mempunyai daya tarik dan memiliki sejuta keindahan yang patut kita bicarakan. Kultur budaya yang masih tertata apik, dan pesona alamnya yang memikat memanjakan siapa saja yang berlibur ke tempat ini. salah satu tempat yang bisa anda kunjungi di Kledung adalah Kledung pass,tempat ini memang diapit oleh dua pegunungan yaitu gunung sindoro dan gunung sumbing. Dan tentunya akan sangat exotis jika anda menimatinya bersama dengan orang terkasih anda.
When we're talking about one of District in Temanggung Regency which is in the west, you are agree with me if Kledung District has the appeal and beauty in million to  be discussed. with the good culture and the natural landscape make everyone when holy in here happy. one of the place which you can visit is Kledung. Kledung is the place where flanked by 2 mount, Sindoro and Sumbing. And surely will be very exsotic if youre enjoy with your love.




Jika teman-teman sedang melewati wilayah ini cobalah untuk melihat kanan kiri, sekali-kali berhenti juga boleh untuk mencoba berinteraksi dengan alam sekitar, menghirup segarnya udara disini, mencoba merasakan dinginnya air disini yang segar seperti habis dimasukan ke dalam kulkas dan kalau saya boleh bilang suasana di kledung seperti suasana yang ada di kawasan eropa tepatnya seperti di swiss yang terdapat banyak sekali gunung. 

if you're passed this place, nice to try look you're right side and left side, ocasionally stop too, to trying interaction with the natural arround you, or feel free with the fresh air in this place. and try again to feel how the coldness of this water here. I think like when you're enter into refrigerator and if i said the kledung atmosphere like in the west europe region, exactly like in Swiss that in there has many mount.

by Eko Kukuh Kustanto



Pohon walitis di kawasan huitan Rasamala merupakan pohon terbesar di lereng Sumbing dan Sindoro. Hutan ini terletak di Desa Jetis, Kecamatan Selopampang, Tinggi pohon mencapai 30 meter, dengan lingkar batang 7,5 meter. Untuk memeluk batangnya saja diperlukan enam orang dewasa yang saling tautan sambil merentangkan kedua tangannya.
Menurut masyarakat sekitar, pohon ini berasal dari tongkat salah seorang pengikut wali, yaitu Ki Ageng Makukuhan yang ditancapkan di tanah. Kawasan Walitis memiliki pemandangan alam yang indah dan udara pegunungan yang segar dan alami.
Walitis Tree, locatation in Rasamala Forest Region. Walitis Tree is the biggest tree in the Sumbing Mountain slope and Sindoro. This Forest location in Jetis Village, Selopampang Sub-District, the high of this tree reached 30 meters, with the cirle rod 7,5 meter. To Hug this rod, you need about 6 people in adult with stretching his arms. In local society, this tree came from one of follower wali's stick is Ki Ageng Makukuhan who plugged in the ground. in walitis region has a beautiful landscape and fresh-air from the mountain 




Di Kawasan ini juga tumbuh rumpun tumbuhan bernama Rasamala. Karena itulah, kawasan tersebut dikenal sebagai hutan Rasamala. Keistimewaan tanaman dan hutan ini adalah tidak mempan oleh api.
Ketika terjadi kebakaran hutan di sebagian kawasan lereng Sumbing dan Sindoro beberapa waktu lalu, hutan Rasamala sama sekali tidak terjamah api.

in this region, grew a plants named Rasamala. because it, this region was populer as Rasamala Forest. The special thing ffro this plants and this tree is doesn't work with fire. when there is a fire in the partially of sumbing and sindoro slope region some ago, Rasamala Forest, altogether work with fire

Untuk menjangkau rumpun pepohonan Rasamala yang luasnya mencapai 1,5 hektar, para wisatawan harus mendaki melalui jalan setapak. Jarak pendakian ini sekitar 1,5 km dari pohon walitis.
Anda juga bisa melihat keindahan kota Temanggung dan Magelang dari hutan pinus dibawah pohon walitis. Belum lagi anda akan disuguhi oleh panorama persawahan yang membentang luas seperti lukisan, dan angin yang bertiup sepoi-sepoi pun ikut memanjakan. hmm menarik bukan,

To reach the trees of Rasamala which the breadth about 1,5 hectar, the tourist have to hike through the trails way. the distance of hike about 1,5 kilos from walitis tree. and you can see the beauty of Temanggun and Magelang from this Pine Forest in the under Walitis Tree. Not to mention you treated with panorama of rice fields in large like a painting and breeze participate to spoil you. hmmm interesting is not??